Langsung ke konten utama

[Puisi] Langit, Mimpi, dan Sebuah Ransel

Sumber Foto : Pexels

Di bawah langit yang luas dan biru,

Gadis itu melangkah, rantau jadi saksi.

Menuju kota belajar, impian yang membara,

Kuliah, bukan hanya sekadar panggung drama.


Tas ransel di pundaknya, beban harapan,

Melintasi jalan, melewati batas tanah.

Gadis itu seperti burung merpati,

Terbang mencari ilmu, bersiap untuk tumbuh.


Di balik jendela mobil yang melaju cepat,

Ia melihat desa yang ditinggalkan.

Namun hatinya penuh dengan semangat,

Kuliah adalah pintu menuju dunia yang terbuka.


Bertemu teman-teman dari berbagai pelosok,

Bahasa dan budaya menjadi sahabat baru.

Gadis rantau belajar bukan hanya di buku,

Tetapi di setiap percakapan, di setiap sudut kampus.


Tak selalu mudah, ada rindu dan air mata,

Namun ia terus maju, mengejar mimpi.

Kelas kuliah seperti petualangan baru,

Menambah bekal ilmu, membuat hati berdenyut kencang.


Rindu akan kampung halaman terkadang menghampiri,

Namun gadis rantau tahu, ini ujian sejati.

Bukan hanya untuk dirinya sendiri,

Tetapi untuk membuktikan pada dunia bahwa dia mampu.


Gadis itu melangkah di atas mimpi-mimpi,

Menari di pelukan ilmu yang mengalir.

Kuliah bukan hanya sekadar perjalanan,

Tetapi adalah epik hidup yang sedang ditulisnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Opini] Menggali Kesehatan Mental: Perspektif Perempuan Modern

Sumber Foto : Pexels      Dalam hiruk-pikuk kehidupan modern, perempuan menghadapi tantangan kesehatan mental yang unik. Perspektif perempuan modern terhadap kesehatan mental menjadi semakin esensial dan kompleks seiring dengan evolusi peran dan tuntutan di berbagai bidang kehidupan.        Perempuan modern sering berada di tengah persimpangan antara karir yang menuntut, peran sebagai ibu dan pasangan, serta dinamika sosial yang terus berubah. Dalam dinamika ini, menjaga kesehatan mental bukan hanya menjadi kebutuhan pribadi, tetapi juga merupakan fondasi bagi keseimbangan dan keberlanjutan kehidupan sehari-hari.      Perspektif perempuan modern terhadap kesehatan mental membutuhkan pemahaman mendalam tentang bagaimana mereka menghadapi tekanan ekspektasi yang mungkin kontradiktif. Tidak hanya berurusan dengan stres kerja dan tanggung jawab domestik, tetapi juga menghadapi norma sosial dan budaya yang dapat memberikan beban ekstra. ...

[Opini] Karir Sebelum Menikah Sebagai Bentuk Kemandirian Perempuan

  Sumber Foto : Pexels         Keputusan perempuan untuk fokus pada karir sebelum menikah adalah langkah yang mencerminkan kebebasan pribadi dan pilihan hidup yang bijak. Ini adalah bukti semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya pengembangan diri, pencapaian profesional, dan kemandirian sebelum memasuki komitmen pernikahan.      Mengapa harus menunda karir untuk mengejar pernikahan? Pertanyaan ini semakin terdengar ketinggalan zaman. Perempuan modern semakin menyadari nilai diri mereka, menempatkan impian dan ambisi karir di garis depan. Pilihan ini bukanlah penolakan terhadap nilai-nilai keluarga atau pernikahan, melainkan sebuah upaya untuk membangun fondasi yang lebih kokoh sebelum memasuki tahap kehidupan yang melibatkan keterlibatan dan tanggung jawab lebih besar.        Perjalanan mencapai tujuan karir seringkali memerlukan fokus dan dedikasi yang tinggi. Oleh karena itu, banyak perempuan yang memilih untuk men...

(Opini) Memahami Kesetaraan Gender

Sumber Foto : Pexels Kesetaraan gender bukan sekadar sebuah tujuan yang diamanatkan oleh nilai-nilai progresif, melainkan fondasi mendasar bagi masyarakat yang adil dan berkelanjutan. Dalam era ini, kesetaraan gender masih menjadi sorotan utama dengan pro dan kontra yang beragam. Penting untuk menyadari bahwa kesetaraan gender bukanlah upaya untuk menempatkan satu kelompok di atas yang lain, tetapi lebih kepada penciptaan lingkungan di mana setiap individu memiliki hak, peluang, dan kewajiban yang sama. Dari satu sisi, pendukung kesetaraan gender melihatnya sebagai fondasi untuk masyarakat yang adil dan produktif. Memastikan bahwa setiap individu, tanpa memandang jenis kelamin, memiliki akses yang setara ke pendidikan, pekerjaan, dan peluang pengembangan, akan menciptakan basis yang kuat untuk pertumbuhan ekonomi dan perkembangan sosial. Namun, terdapat pula suara kontra yang menyatakan bahwa kesetaraan gender dapat merugikan sebagian kelompok, terutama dalam konteks kebijakan affirmat...