Langsung ke konten utama

[Puisi] Tempat Terhangat Dalam Kerinduan

Sumber Foto : Pexels

Di malam yang sunyi, bintang-bintang bersinar,

Gadis sendiri di kota yang jauh dari rumah.

Hatinya merindukan hangatnya pelukan,

Rumah adalah lagu yang dinyanyikan kerinduannya.


Dalam sepi kamarnya, dia menatap langit,

Mencari jejak awan yang membawa pesan.

"Rumah," bisik hatinya, seakan bertiup angin,

Memperdengarkan cerita kampung halaman yang terdengar.


Di dalam tidurnya, mimpi membawa pulang,

Suara gemericik sungai, aroma pagi yang harum.

Gadis itu tersenyum dalam pelukannya sendiri,

Rumah bukan hanya tempat, tetapi kenangan yang abadi.


Di jendela kota yang ramai, dia merenung,

Mengenang pohon rindang di halaman rumah.

Matahari terbenam, memanggil kenangan manis,

Gadis itu merindukan senja di kampung halamannya.


Melalui pesan-pesan dan suara telepon,

Gadis itu merindukan cerita keluarga di meja makan.

Suara tawa, sentuhan hangat, semua tak tergantikan,

Rumah adalah kebahagiaan yang selalu ia impikan.


Meski kota ini memberinya pelajaran dan impian,

Dia merindukan senyum ibu dan cerita ayah.

Di dunia yang serba cepat, gadis ini tersadar,

Rumah bukan hanya tempat, melainkan pangkuan kasih sejati.


Gadis itu merindukan rumahnya,

Bukan hanya tembok dan atap,

Tetapi tautan hati yang tak terputus,

Rumah adalah cinta yang selalu ia rindukan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Opini] Menggali Kesehatan Mental: Perspektif Perempuan Modern

Sumber Foto : Pexels      Dalam hiruk-pikuk kehidupan modern, perempuan menghadapi tantangan kesehatan mental yang unik. Perspektif perempuan modern terhadap kesehatan mental menjadi semakin esensial dan kompleks seiring dengan evolusi peran dan tuntutan di berbagai bidang kehidupan.        Perempuan modern sering berada di tengah persimpangan antara karir yang menuntut, peran sebagai ibu dan pasangan, serta dinamika sosial yang terus berubah. Dalam dinamika ini, menjaga kesehatan mental bukan hanya menjadi kebutuhan pribadi, tetapi juga merupakan fondasi bagi keseimbangan dan keberlanjutan kehidupan sehari-hari.      Perspektif perempuan modern terhadap kesehatan mental membutuhkan pemahaman mendalam tentang bagaimana mereka menghadapi tekanan ekspektasi yang mungkin kontradiktif. Tidak hanya berurusan dengan stres kerja dan tanggung jawab domestik, tetapi juga menghadapi norma sosial dan budaya yang dapat memberikan beban ekstra. ...

[Opini] Karir Sebelum Menikah Sebagai Bentuk Kemandirian Perempuan

  Sumber Foto : Pexels         Keputusan perempuan untuk fokus pada karir sebelum menikah adalah langkah yang mencerminkan kebebasan pribadi dan pilihan hidup yang bijak. Ini adalah bukti semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya pengembangan diri, pencapaian profesional, dan kemandirian sebelum memasuki komitmen pernikahan.      Mengapa harus menunda karir untuk mengejar pernikahan? Pertanyaan ini semakin terdengar ketinggalan zaman. Perempuan modern semakin menyadari nilai diri mereka, menempatkan impian dan ambisi karir di garis depan. Pilihan ini bukanlah penolakan terhadap nilai-nilai keluarga atau pernikahan, melainkan sebuah upaya untuk membangun fondasi yang lebih kokoh sebelum memasuki tahap kehidupan yang melibatkan keterlibatan dan tanggung jawab lebih besar.        Perjalanan mencapai tujuan karir seringkali memerlukan fokus dan dedikasi yang tinggi. Oleh karena itu, banyak perempuan yang memilih untuk men...

(Opini) Memahami Kesetaraan Gender

Sumber Foto : Pexels Kesetaraan gender bukan sekadar sebuah tujuan yang diamanatkan oleh nilai-nilai progresif, melainkan fondasi mendasar bagi masyarakat yang adil dan berkelanjutan. Dalam era ini, kesetaraan gender masih menjadi sorotan utama dengan pro dan kontra yang beragam. Penting untuk menyadari bahwa kesetaraan gender bukanlah upaya untuk menempatkan satu kelompok di atas yang lain, tetapi lebih kepada penciptaan lingkungan di mana setiap individu memiliki hak, peluang, dan kewajiban yang sama. Dari satu sisi, pendukung kesetaraan gender melihatnya sebagai fondasi untuk masyarakat yang adil dan produktif. Memastikan bahwa setiap individu, tanpa memandang jenis kelamin, memiliki akses yang setara ke pendidikan, pekerjaan, dan peluang pengembangan, akan menciptakan basis yang kuat untuk pertumbuhan ekonomi dan perkembangan sosial. Namun, terdapat pula suara kontra yang menyatakan bahwa kesetaraan gender dapat merugikan sebagian kelompok, terutama dalam konteks kebijakan affirmat...